Pernahkan terpikirkan oleh anda tentang keberadaan anda
dalam kehidupan ini? Mulai dari bagaimana saya tiba-tiba ada disini sekarang?
Apa yang menentukan saya berada dalam titik kehidupan sekarang? Sampai paling
kecil kenapa saya memilih membaca artikel ini? Untuk jawaban semua itu kita
ambil contoh kasus seperti bagaimana awal keberadaan kita di kehidupan ini, oh
mungkin saja ini berawal dari ayah saya dulu sewaktu masih muda sedang berjalan
santai entah itu ditaman atau berbagai tindakan kecil yang awalnya mungkin
hanya dianggap iseng dan akhirnya bertemu dengan calon ibu anda di masa lalu
yang kemudian dimulai dengan berkenalan dan berakhir dengan lahirnya anda di
kehidupan ini lalu berakhir dengan anda yang sedang membaca tulisan ini, itulah
satu contoh kecil bagaimana tindakan kecil.
Butterfly Effect dikutip dari Wikipedia adalah suatu hal
yang memiliki ketergantungan cukup sensitif di kondisi awal dimana perubahan
kecil dalam sistem nonlinear dapat menghasilkan perubahan yang besar
kedepannya. Nama Butterfly Effect sendiri diberikan oleh Eward Norton Lorenz
Karena pengaruhnya yang telah dikenal lebih dulu berasal dari kiasan bagaimana pembentukan badai (Secara
pembentukan dan jalur yang tepat) dipengaruhi oleh gangguan kecil seperti
kepakan dari sayap kupu-kupu dari waktu dan jarak yang jauh. Lorenz menemukan
efek ini saat ia mengamati proses dari sebuah model cuaca dengan kondisi awal
data yang tampak dibulati memiliki perilaku yang tidak menentu akan gagal
menghasilkan proses dengan kondisi data awal yang tidak dibulati. Sebuah
perubahan data yang amat kecil dalam kondisi data awal telah emnciptakan hasil yang
berbeda namun signifikan. Penjelasan lainnya Butterfly Effect ini awalnya
adalah sebuah kiasan tentang perubahan cuaca yang tidak menentu atau dapat
berubah-ubah, Lorenz menggunakan teori kepakan sebuah kupu-kupu dari arah yang
jauh dapat menyebabkan sebuah badai di lokasi yang jauh dari kondisi awal
terjadinya kepakan tersebut.
Dari penjelasan tentang asal mula dari teori Butterfly
diatas yang berasal dari perhitungan bagaimana terbentuknya cuaca dari hal
kecil dapat kita simpulkan bahwa suatu akibat yang kecil dapat memberikan
pengaruh yang besar untuk hal yang akan terjadi kedepannya. Walaupun teori ini
masih banyak yang meragukan akan terjadi atau tidaknya dampak besar yang
ditimbulkan oleh benturan kecil. Namun teori ini dapat di akui kebenarannya dari peristiwa besar
sejarah yang terjadi akibat sebuah hal kecil, contoh pertama untuk kapal
Titanic yang tenggelam pada tahun 15 april 1912 di samudra atlantik setelah
menabrak gunung es dan ada satu fakta kecil yang diketahui adalah terkuncinya
pintu loker untuk teropong guna mengamati hal-hal disekitar kapal pada malam
hari Karena kunci dari loker tersebut dipegang oleh awak kapal David Blaire yang
pada saat itu sedang mengikuti pelayaran ke Southampton dan contoh kasus
keduanya yang cukup signifikan adalah kematian JFK, pada tahun 1914 saat JFK
berusia 23 tahun ia mengalami cedera punggung dan mengharuskannya selalu
memakai brace punggung sampai ia menjadi presiden Amerika Serikat pada tahun
1961, dampak dari brace itu adalah pada saat ia tertembak dari peluru pertama
pada saat penyerangan di tahun 1963 tubuhnya tetap terduduk kokoh Karena
bantuan dari brace punggung tersebut dan menyebabkan sang terduga yang
melakukan penembakan J.D. Tippit memberikan tembakan kedua ke arah kepala
mantan presiden Amerika Serikat tersebut. Dari 2 contoh kasus yang saya berikan
tentu teori ini tetap dapat diakui keabsahannya.
Dari penuturan dan gambaran bagaimana teori ini berkerja,
tentu sekarang anda lebih harus teliti serta waspada bukan? Walau itu hal kecil
yang anda lakukan kepada diri anda sendiri itu dapat menimbulkan dampak yang
besar di masa kedepannya atau malahan ke orang lain. Tentang pertanyaan diatas
sekarang bisa dipahami bukan entah anda tidak sengaja menemukan artikel ini dan
membacanya sampai habis dan dapat merubah hal kecil dalam hidup anda atau
terdorong oleh sesuatu agar dapat merubah hidup anda dan orang lain setelah
membaca artikel ini. Sekian dari artikel ini semoga kita bisa berbuat lebih
baik lagi.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar